Jangan Lakukan Hal Ini, Selama Pelatihan di Kenshū Sentā (研修センター / Pusat Pelatihan)
Masa pelatihan di Kenshū Sentā (研修センター / Pusat Pelatihan) di Jepang adalah masa krusial di mana sikap, disiplin, dan karakter Anda dinilai secara langsung oleh pengelola asrama, sensei (pengajar), serta pihak Kumiai (Serikat Pengawas). Pelanggaran di sentā dapat berakibat fatal, mulai dari teguran keras, surat peringatan (SP), hingga pembatalan kontrak magang sebelum Anda diturunkan ke perusahaan penerima (Kaisha).
Larangan-Larangan Utama Selama di Senta
1) Terkait Kedisiplinan & Aturan Waktu
- Terlambat (Chokoku): Datang terlambat ke kelas, apel pagi, atau kegiatan harian meski hanya 1–2 menit sangat dilarang.
- Melanggar Jam Malam (Curfew): Keluar dari lingkungan sentā tanpa izin di luar jam yang ditentukan atau kembali melewati batas waktu malam.
- Meninggalkan Area Sentā Tanpa Izin: Bepergian ke luar sentā (misalnya belanja jauh, menginap di luar) tanpa persetujuan tertulis dari pengelola atau sensei.
2) Gaya Hidup & Norma Sosial
- Mengkonsumsi Minuman Beralkohol & Merokok Sembarangan: Minum alkohol di area asrama/kamar sentā umumnya dilarang keras. Merokok hanya diperbolehkan di smoking area yang disediakan (jika ada). Merokok di dalam kamar, kamar mandi, atau area terlarang adalah pelanggaran berat terkait bahaya kebakaran.
- Melanggar Aturan Pemilahan Sampah: Membuang sampah sembarangan atau mencampur sampah (plastik, botol PET, sampah dapat dibakar) tanpa dipilah. Hal ini bisa memicu konflik serius dengan warga lokal.
- Membuat Kebisingan (Meiwaku): Memutar musik keras, menelepon dengan suara tinggi di atas jam 10 malam, atau gaduh di dalam kamar yang mengganggu pemagang lain atau tetangga sekitar.
- Menerima Tamu Luar di Asrama: Membawa teman dari luar, kerabat, atau lawan jenis masuk ke dalam kamar asrama sentā.
- 3) Hukum, Keuangan, & Hubungan Sosial
- Bekerja Paruh Waktu (Arubaito): Pemagang di bawah status visa pelatihan dilarang keras bekerja sampingan di luar kegiatan sentā. Ini adalah bentuk pelanggaran hukum imigrasi Jepang yang memicu deportasi.
- Penggunaan Obat Terlarang & Perjudian: Semua bentuk narkotika, obat ilegal, serta perjudian (termasuk pachinko) dilarang keras.
- Pinjam-Mencuri & Masalah Keuangan: Meminjamkan/meminjam uang dalam jumlah besar antar sesama pemagang, atau mengambil barang milik orang lain tanpa izin.
- Kekerasan Fisik & Perundungan (Iじめ - Ijime): Melakukan perkelahian, tindak kekerasan, ancaman, atau intimidasi verbal maupun fisik di antara sesama peserta.
4) Teknis Keamanan & Fasilitas
- Mengubah/Merusak Fasilitas Sentā: Memindahkan barang inventaris kamar tanpa izin, merusak alat dapur, atau meninggalkan pemanas/AC menyala saat kamar kosong.
- Memasak Menggunakan Alat Pemanas Pribadi di Kamar: Menggunakan kompor listrik, pemanas air, atau alat masak di dalam kamar tidur yang berpotensi memicu korsleting listrik atau kebakaran (Kaji).
Itulah beberapa larangan yang tidak kalian lakukan selama di tempat pelatihan atau Kenshū Sentā karena dapat menimbulkan masalah yang menghambat proses magang. Selama kalian ingin pergi kerja di Jepang atau magang di sana, harus bisa mengikuti aturan dan prosedur yang ada agar berjalan lancar dan tidak menjelekan nama Indonesia.
Artikel ini bermanfaat?